Karina Octaviani Seorang dokter gigi di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, lulusan tahun 2019 di fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Menulis adalah hobi sedangkan dokter merupakan profesi.

3 Manfaat Utama Proyek Teknologi AI (Artificial Intelligence) Indonesia

1 min read

Artificial Intelligence

Proyek AI (Artificial Intelligence)

Para pimpinan bisnis digital harus mengatasi tantangan dalam mengidentifikasi dan mengukur manfaat yang ditawarkan oleh proyek AI untuk memastikan pengembalian investasi dengan maksimal.

Menentukan manfaat untuk proyek kecerdasan buatan (AI) yang sulit dan membingungkan. Pada tahun 2024, 50% dari investasi AI akan dikuantifikasi dan dihubungkan dengan Key Performance Indicators (KPI) tertentu untuk mengukur pengembalian investasi.

Perusahaan sering bertanya tentang manfaat yang dapat mereka harapkan dari penerapan AI pada awalnya. Keberhasilan dalam AI tergantung pada pertimbangan baik manfaatnya yang nyata maupun tidak berwujud dan menentukan bagaimana mengukurnya secara bernar dan menggunakan metode penelitian.

3 Manfaat Utama Dikutip Dalam Penerapan AI (Artificial Intelligence)

Manfaat teratas dikutip dalam 100 Kasus Dalam Proyek AI. Berikut ini 3 manfaat utamanya :

Risiko

Pengukuran Risiko mencakup pengurangan risiko, mitigasi, deteksi, dan berbagai cara lain untuk meningkatkan informasi risiko.

Pengurangan resiko ini menjadi manfaat utama dalam proyek Kecerdasan Buatan (AI). Karena banyak pimpinan perusahaan bisnis digital yang tidak mau mengambil resiko terlalu banyak dalam proyeknya.

Kecepatan

Pengukuran kecepatan meliputi proses, panggilan, jawaban, pekerja, efisiensi operasional, akurasi, kepuasan pelanggan, dan responsif.

Kecepatan dalam semua bidang tersebut sangat efisien dalam peningkatan mutu projek. Dengan efisensi waktu dan budget operasional membuat manfaat utama kecepatan ini sangat dipertimbangkan oleh pimpinan perusahaan.

Penjualan

Pengukuran penjualan mencakup pendapatan churn, arahan, pengabaian, treffic web, pesanan, customer experience dan interaksi pelanggan.

Tentunya manfaat penjualan ini menjadi hal utaman pula dalam AI projek. Suatu projek tanpa adanya keunggulan dalam penjualan akan menjadi hal yang bodoh. Karena kembali lagi suatu projek bisa berkembang dengan bagus harus di support dengan manfaat penjualan yang bagus.

Baca Juga  Cara Ampuh Mendatangkan Visitor Traffic di Blog / Toko Online baru

Kesimpulan

Tidak mengherankan, manfaat utama yang dikutip dalam kasus-kasus penggunaan ini sebagian besar konsisten dengan sumber nilai bisnis utama untuk AI hingga tahun 2030. Pengurangan biaya hingga pengalaman pelanggan yang menonjol dalam manfaat Kecerdasan Buatan (AI) ini.

Sementara investasi AI yang mengurangi risiko jelas berharga, mereka sulit untuk diukur. Ketika mendefinisikan manfaat, para pimpinan harus memastikan hubungan yang jelas antara setiap manfaat dan KPI bisnis yang relevan. Elemen penting dalam memahami manfaat adalah menentukan bagaimana mereka akan diukur.

Identifikasi sumber dan jenis manfaat untuk setiap proyek AI dengan mengklasifikasikan metode terbaik untuk mengukur keberhasilan, dengan memperhatikan bahwa banyak proyek memiliki banyak manfaat. Ini kemudian memungkinkan prioritisasi dan justifikasi proyek yang lebih efektif.

Penutup

Itulah tadi 3 manfaat dalam proyek AI (Artificial Intelligence). Jangan lupa untuk dishere ke temen, sabahat maupun kolega bisnis kalian. Dengan shere informasi yang bermanfaat, membuat lingkungan kalian semakin berkembang baik pengetahuan maupun praktik. Dan jangan sungkan sungkan untuk berkunjung kembali ke situs kami bangunin. Dengan situs ini semoga membuat Indoesia semakin berkembang dan maju.

Baca Juga Manfaat IoT di Sektor Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Karina Octaviani
Karina Octaviani Seorang dokter gigi di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, lulusan tahun 2019 di fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. Menulis adalah hobi sedangkan dokter merupakan profesi.