Cinta Sari Dewi Seorang penulis dengan hobi traveling untuk mencari inspirasi, ide tidak untuk dikerjar melainkan ide dapat datang ketika positif effect dalam tubuh kita.

33+Jenis, Keunikan & Gambar Rumah Adat Di Indonesia

4 min read

rumah-adat

Indonesia merupakan negara yang kaya akan kebudayaan. Berjajar pualu-pulau yang terbentang dari  sabang sampai merauke. Masing-masing pulau memiliki adat yang berbeda-beda. Hal ini tercermin dari bentuk rumah adat, pakaian adat, tari daerah, bahasa daerah dan lain-lain. Anda dapat mengoleksi gambarnya dan dipajang menggunakan bingkai foto.

Jenis dan Karakteristik Keunikan Rumah Adat Di Indonesia

rumah-adat-limas

Berikut ini adalah beberapa informasi jenis rumah khas yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain adalah:

1. Joglo

Joglo adalah salah satu rumah yang merupakan adat dari Jawa Tengah. Ciri dari rumah joglo adalah memiliki unsur-unsur kebudayaan Jawa, struktur rumah kuat dan tahan lama. Arsitektur bangunannya unik, atap rumah tinggi dan rumah berbentuk persegi panjang.

2. Limas

Rumah ini berbentuk limas yang merupakan ciri khas adat Sumatera Selatan. Bentuk bangunan bertingkat, yang mana setiap tingkat terdapat filosofi budaya. Selain itu, terdapat 5 ruangan yang merupakan simbol kehidupan masyarakat setempat. Simbol kehidupan tersebut berupa usia, jenis, bakat, pangkat dan martabat.

Rumah limas terbagi atas 3 bagian, yang mana masing-masing  bagian memiliki fungsi yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut:

  • Bagian depan dapat dijumpai adanya jogan, ruang kerja, gegajah dan amben. Banyak juga ditemukan berbagai macam hiasan karena ruangan tersebut sering dipakai untuk upacara adat, menerima tamu dan lain-lain.
  • Bagian tengah terdapat kamar untuk kepala keluarga, untuk anak perempuan, anak laki-laki, ruang keluarga, ruang anak menantu dan kamar untuk pengantin.
  • Bagian belakang terdapat dapur, ruang hias, ruang pelimpahan dan toilet.
Baca Juga  √ Top 8 Model Desain Dapur Minimalis Sederhana & Modern Rekomended

Anda juga dapat menjumpai pagar yang mengelilingi rumah. Tujuannya adalah untuk melindungi anak perempuan dari lingkungan luar.

Rumah limas dibangun menghadap ke timur dan barat. Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat hal ini mengandung filosofi, yaitu masyarakat harus mengingat bahwasanya kehidupan di dunai hanya sementara.

Rumah Adat Limas
Rumah Adat Limas

 

3. Krong Bade

Krong Bade adalah rumah khas daerah Aceh. Rumah tersebut berbentuk panggung dengan posisi tangga di depan. Bahan baku utama pembuatan rumah adalah kayu.

Proses pembuatan rumah ini tak luput dari berbagai ritual, yaitu dilakukan dari pemilihan hari baik, upacara kenduri, pemilihan material.  Krong bade tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal saja, melainkan juga menjadi identitas budaya masyarakat Aceh.

Rumah Krong Bade
Rumah Krong Bade

Ciri khas dari rumah Krong Bade adalah sebagai berikut:

  • Dijumpai adanya gentong air di depan rumah. Tujuannya adalah untuk membersihkan kaki.
  • Bangunan berupa rumah panggung, tujuannya untuk melindungi dari binatang buas
  • Anak tangga memiliki jumlah ganjil
  • Rumah dibuat menggunakan bahan-bahan alam
  • Pada dinding rumah dijumpai banyak lukisan dan ukiran

Rumah Krong Bade memiliki 3 ruang, yaitu ruang depan, tengah dan belakang. Ruang depan digunakan untuk bersantai dan beristirahat. Ruang tengah adalah sebagai kamar tidur, kamar anak, pengantin da

Rumah Adat Aceh
Rumah Adat Aceh

n untuk memandikan mayat. Ruang belakang digunakan untuk ruang makan dan dapur.

4. Balai Selaso atau Selaso Jatuh Kembar

Balai Selaso merupakan salah satu rumah adat Riau yang berbentuk rumah panggung. Fungsi rumah ini tidak digunakan untuk tempat tinggal, namun digunakan sebagai tempat pertemuan dan musyawarah tetua adat. Rumah tersebut terdiri atas beberapa ruangan, yaitu ruang untuk dapur, dan kamar tidur.

Balai Selaso ini terbuat dari bahan-bahan alam. Atap dibuat dari daun rumbia, sedangkan bagian rumah lainnya terbuat dari kayu. Jenis kayu yang digunakan antara lain adalah kayu meranti, kayu punak dan kayu medang.

Baca Juga  √ 100+ Kata Kata Bijak Lucu, Kehidupan, Cinta, dan Anak Rantau

Ciri khas dari balai Selaso  adalah pada ujung atap terdapat silangan, begitu pula pada kaki atap juga terdapat silangan. Memiliki loteng yang juga dijumpai adanya lubang angin.

Rumah Balai Selaso
Rumah Balai Selaso

Bagian depan rumah dijumpai hiasan berupa ukiran-ukiran etnik. Motif nya bisa menggunakan motif hewan maupun tumbuhan. Warna ukiran didominasi merah dan kuning.

Rumah adat tersebut menghadap ke sungai, hal ini terkait fungsi sungai yang digunakan sebagai  jalan untuk pergi dari satu tempat ke tempat lainnya.

Rumah Adat Riau
Rumah Adat Riau

5. Rumah Panggung

Rumah panggung merupakan rumah khas Kepulauan Bangka Belitung. Fungsi rumah tersebut adalah digunakan untuk menyambut tamu dan tempat bersantai bersama keluarga. Pada rumah tersebut dijumpai adanya jendela yang banyak agar sirkulasi udara lancar.

Struktur bangunan rumah panggung terbuat dari bahan alam. Bagian tiang dan lantainya dari kayu, dindingnya terbuat dari bambu dan atapnya berasal dari daun rumbia dan ijuk. Rumah panggung ini tidak boleh diberi warna, justru hal tersebut yang menjadi daya tarik masyarakat.

Rumah Panggung
Rumah Panggung

Ciri khas lainnya dari rumah panggung tersebut adalah bagian atapnya berbentuk pelanan kuda, adanya tangga di depan rumah, rumah terbagi menjadi beberapa ruang yang memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Rumah Adat Kepulauan Bangka Belitung
Rumah Adat Kepulauan Bangka Belitung

6. Rumah Kajang Leko

Rumah khas Jambi ini berupa rumah panggung yang dilengkapi dengan dua tangga. Bentuk atapnya seperti perahu dan dilengkapi dengan cabang melengkung yang saling bertemu.

Banyak dijumpai motif ukiran pada bagian dindingnya. Motif tersebut dapat berupa motif ikan yang menggambarkan bahwa masyarakat setempat bekerja sebagai nelayan. Sedangkan  motif floral contohnya adalah motif buah, bunga dan daun. Motif floral menggambarkan pentingnya hutan dalam kehidupan masyarakat Jambi.

Rumah Kajang Leko
Rumah Kajang Leko

Rumah Kajang Leko terdiri atas 8 ruangan. Ruangan tersebut meliputi:

  • Jogan, berfungsi sebagai tempat untuk beristirahat dan menyimpan air.
  • Serambi, yaitu sebagai tempat untuk menerima tamu
  • Serambi dalam, sebagai tempat tidur untuk tamu laki-laki
  • Amben melintang sebagai kamar untuk pengantin
  • Serambi belakang digunakan untuk tidur anak perempuan
  • Laren, sebagai tempat untuk menerima tamu perempuan.
  • Garang, berfungsi untuk mernyimpan persediaan makanan
  • Dapur untuk tempat memasak

7. Rumah Bubungan Lima

Rumah adat Bengkulu ini memiliki bentuk panggung. Tak heran jika banyak dijumpai adanya tiang untuk menyangga rumah. Bahan yang digunakan sebagian besar adalah kayu, contohnya adalah kayu Medang Kemuning.

Baca Juga  √ Ciri Khas dan Karakter Rumah Type 70 Modern, Megah dan Elegan!
Rumah Adat Bengkulu
Rumah Adat Bengkulu

Rumah Bubungan Lima ini memiliki susunan ruangan seperti berikut ini:

  • Fungsinya adalah sebagai tempat menerima tamu yang tidak Anda kenal.
  • Fungsinya adalah sebagai tempat menerima tamu, yaitu kerabat dekat atau orang yang Anda kenal.
  • Bilik Gedang. Fungsinya untuk tidur kepala keluarga
  • Bilik Gadis. Fungsinya untuk tidur anak perempuan
  • Ruang Tengah untuk tempat bersantai
  • Ruang Makan
  • Fungsinya untuk menyimpan air
  • Dapur
  • Berendo belakang berfungsi untuk tempat beristirahat
  • Kolong berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan berbagai alat pertanian, kayu bakar, tempat untuk beternak hewan dan lain-lain.

8. Honai

Honai merupakan rumah khas Papua. Rumah berbentuk seperti kerucut ini dibuat menggunakan baha-bahan alam. Rumah tersebut berfungsi sebagai tempat tinggal, tempat untuk mengajarkan kehidupan dan lain-lain. Rumah tersebut terbagi menjadi 3 kategori, yaitu Hanoi untuk pria, Ebei untu wanita dan wamai untuk kandang hewan.

Rumah Adat Honai Khas Papua
Rumah Adat Honai Khas Papua

Banyak rumah adat yang dapat dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini menunjukkan betapa kayanya Indonesia akan kebudayaan. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengenal dan melestarikan berbagai adat di masing-masing daerah, yang salah satunya adalah rumah.

Cinta Sari Dewi
Cinta Sari Dewi Seorang penulis dengan hobi traveling untuk mencari inspirasi, ide tidak untuk dikerjar melainkan ide dapat datang ketika positif effect dalam tubuh kita.